Waktu itu (saat masih SMU) aku lagi mengayuh sepeda dengan santainya sepulang dari sekolah. Dan tiba-tiba aku dibangunkan (dari lamunan) oleh segerombolan cewek yang heboh banget! yang bersepeda cepat mendahuluiku. Salah satunya (sebut saja Bunga) berkata "mas acunk, duluan ya?" Kemudian dengan santai ku jawab "badahulu ha'!" (=oh ya silahkan), tapi karena saking hebohnya, suaraku kayaknya tertelan begitu saja.
Di ujung rombongan itu ada satu anak cowok yang mengekor saja, yang dengan muka masam menoleh ke arahku pada saat aku melontarkan jawaban itu. Tanpa terduga dia langsung mengadu ke Bunga tentang jawabanku, tapi dengan kata-kata yang penuh emosi. Aku sempat heran juga dengan tindakan dia itu, padahal aku tidak pernah merasa bermusuhan dengan dia, bahkan kenalpun juga tidak! Tentu saja mendengar aduan bernada emosi itu Bunga jadi marah-marah (walaupun hal itu hanya diutarakan pada teman-teman segerombolannya itu).
Saat itu sebetulnya aku ingin langsung minta maaf ke dia (Bunga), dan menjelaskan kalau bukan itu maksudku,... tapi ternyata aku tidak bisa melakukannya! Apa boleh buat, yang bisa ku perbuat hanya bergegas mempercepat sepeda untuk meninggalkan mereka dan berusaha melupakan yang barusan terjadi.
1 komentar:
Women : can't live with, can't live without.
btw lu kan udah di kalimantan, lu ga coba cari dimana keberadaan si bunga itu yat? kali aja sampai sekarang dia masih menyimpan dendam sama lu.
Posting Komentar